welcome to mustika adzania's blog

Enjoy with this,people! Leave your nice comment too :)

Search This Blog

Powered By Blogger

Thursday, July 8, 2010

Family -Oh-So- Family

Do you have family? Of course, you have. Karena basicly semua orang itu punya keluarga. Meskipun dia hidup sebatang kara, atau dia terpisah, tapi sebenernya setiap individu punya keluarga. Hal itu bisa didasari banyak hal, salah satunya tali persaudaraan. Saudaranya saudara kita juga termasuk saudara kita loh. Yah walaupun dibilang saudara jauh atau apalah itu, yang jelas kita masih terikat tali persaudaraan dengan mereka. Bahkan sekarang ada juga sebutan-sebutan konyol yang mulai tercipta tentang 'saudara' contohnya: Saudara se-Nabi. Ini apa coba maksudnya? Entah ya kalo dipikiran orang, tapi menurut gua ini konyol. It's riddiculous! Darimana coba asalnya? Saudara se-Nabi? Kenapa ga disebut dengan sesama muslim gitu, atau pengikut Nabi Muhammad SAW aja? Oh, mungkin biar terlihat lebih catchy kali yaa.. Yah, maklumlah semua orang ingin terlihat keren dimata orang lain. Padahal belum tentu orang lain menganggapnya keren,ckckck..
Ngomongin soal keluarga, gua juga punya keluarga. Baca baik-baik, gua punya keluarga bukan sudah berkeluarga. Kalo untuk urusan berkeluarga mah, ntar-ntaran aja deh.. I've to catch my dream inside having a family.. Keluarga yang gua sayang. Keluarga yang gua cinta. Keluarga yang selalu ada disaat gua suka duka maupun setengah suka setengah duka. Keluarga yang gua syukuri sampai detik ini dan detik-detik berikutnya. Keluarga yang menurut gua lebih baik dibandingkan keluarga lain. Keluarga yang gua banggakan. Well, my family is everything .. Mereka (read:my family member) punya posisi dan peranan masing-masing. Semuanya punya batas. Juga punya kapasitas. Mereka punya hak yang diikuti dengan kewajiban. Intinya semua berjalan seperti seharusnya. Meski kadang ada yang melakukan kesalahan, yah manusia kan ga luput dari kesalahan. Manusia bukan Malaikat. They're not same. Exactly, they're never same ..
Gua lahir ditengah keluarga besar. Keluarga besar Lidun Pesawik (Alm) dan keluarga besar Oetomo. Tapi keluarga inti gua cuma beranggotakan 4 orang. Ayah, Ibu, Mas Bayu dan gua sendiri.. Mungkin dulu, prinsip kedua orang tua gua begini : 2 anak cukup. Hahaha, whatever it was, yang jelas gua bersyukur ga punya adik dan jadi anak bungsu. Karena jujur aja gua kurang bisa ngemong anak kecil. Entah kenapa.. Justru lebih enak jadi adik, kita dilindungi dan jadi punya panutan lewat kakak kita. Walaupun kadang kakak itu nyebelin dan jahilnya minta ampun, seperti waktu Mas Bayu ngolesin balsem di muka gua yg masih 5 tahun.. Grrrrr! Kalo sekarang mah, don't you dare ya Mas! ;p Kadang juga ga semua kakak bisa jadi panutan. Tapi kakak gua bisa. He's smart. And I proud of being his sister :)
Keluarga itu bisa berkurang juga bisa bertambah. Berkurang ketika dia meninggal dunia, karena kalo dia menghilang masih tetep dianggap keluarga, dan bertambah melalui pernikahan. Tapi ada sebuah kalimat yang gua percayai untuk semakin menguatkan rasa cinta gua ke keluarga. Kalimat yang gua baca dari sebuah majalah. Kalimat yang punya makna begitu besar dan dalam. Kalimat itu...

" It has to be this number of us,or it won't be a family. We can't lack a member,nor we can add or exchange anyone. It has to be like this."

I love my family. They're my guardian angels. They teach me right from wrong, they give me all I wanted, and they love me more than I love my self..
So, why don't you love your family better than yesterday?? It's damn very pleasure to do..

2 comments:

  1. Nice post Mus.. gue juga bangga dengan kakak gue walaupun gue blm bisa buat dia bangga punya adek kyk gue

    gue usul dong, background nya itu gambar apa ya ? batu ? ganti aja, gak eye catching :D maaf gak sopan :)

    ReplyDelete
  2. Thank you kholid :) Gua jg gatau gambar apa..
    Ga catchy ya? Oke deh gua cari yg better,thanks ya :')

    ReplyDelete